Sangguru.id Puasa Tarwiyah adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam pada setiap tanggal 8 Dzulhijjah.
Berdasarkan keputusan isbat Pemerintah melalui Kementerian Agama serta ikhbar dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, pelaksanaan Puasa Tarwiyah pada tahun ini bertepatan dengan hari Senin, 25 Mei 2026.
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Melaksanakan ibadah puasa di awal bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar, di antaranya:
Menghapus Dasa Setahun: Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu Najjar dalam kitab Jam'ul Jawami', serta diperkuat oleh penjelasan Syekh Abdurrauf al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir, puasa pada hari Tarwiyah dapat menghapus dosa selama satu tahun.
Pahala yang Dilipatgandakan: Menurut hadis riwayat Imam Tirmidzi, beribadah pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah sangat dicintai oleh Allah SWT. Satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun puasa sunnah, dan satu malam menghidupkan shalat malam setara dengan malam Lailatul Qadar.
Lafal Niat Puasa Tarwiyah
Waktu utama untuk melafalkan niat puasa ini adalah pada malam hari, yaitu sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbit fajar.
1. Niat pada Malam Hari
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”
2. Niat pada Siang Hari
Bagi Anda yang lupa berniat di malam hari, Anda tetap boleh berpuasa dan berniat pada siang hari (sejak pagi hingga sebelum masuk waktu Dzuhur). Syaratnya, Anda belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak fajar terbit. Berikut lafal niatnya:
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
(Sumber: NU Online)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar